NEWS
Shaq Derri
Shaq Blog-Hallo visitor,selamat siang.Sebelum saya masuk ke topik,saya mau mengucapkan selamat menjalankan Ibadah Puasa bagi yang menjalankannya.Maafkan saya jika saya tidak membalas kunjungan ataupun komentar anda karena akhir-akhir ini,internet speedy sangat lambat sekali dan untuk blogwalking saja lambat sekali.Jadi saya mohon maaf bila tidak mengunjungi blog anda.saya ini posting pun di warnet.Biar agak cepat.Ya kita masuk ketopik.Saya akan memposting tentang
ikan Mandarin.Ikan ini termasuk ikan tercantik di dunia lo visitor.Di lihat dari sisi manapun ikan ini begitu mempesona.tunggu apa lagi Check This Out!!!
Ikan Mandarin atau sering disebut Mandarin Dragonet memiliki warna paling menarik dan pola dari setiap ikan karang sering disimpan. Tubuh skala-kurang ikan adalah warna biru atau hijau yang memiliki garis bergelombang oranye di atasnya. Ekornya berwarna merah cerah dengan biru merayap. Warna lainnya dapat ditemukan dalam pola juga. Ikan ini juga kadang-kadang disebut ikan Psychedelic karena warna yang agak aneh. Mandarin laki-laki cenderung lebih besar dari betina dan memiliki sirip punggung besar runcing yang jarang ditampilkan. Meskipun umum disebut Mandarin Goby, mereka sebenarnya tidak ikan gobi, melainkan termasuk dalam keluarga dikenal sebagai dragonets.
Ikan Mandarin ini hidup di wilayah Filipina dan ke arah barat ke Australia. Ditemukan pada kelompok atau pasangan, sering pada dasar berpasir antara puncak-puncak karang.
Ya ini merupakan deskripsi ikan tersebut dan saya juga mendapatkan info yang bagus buat visitor yang ingin memelihara ikan cantik ini.Check This Out!!!
Kesesuaian Terumbu Karang: Mandarin ikan adalah salah satu ikan paling sering dijual, namun mereka sayangnya salah satu yang paling mungkin untuk binasa dalam tangki terumbu rata-rata. Alasan untuk ini adalah kebiasaan yang sangat rewel mereka makan. Mandarin Banyak hanya akan makan amphipods hidup dan copepoda (polong) yang ditemukan dalam jumlah yang cukup hanya dalam lebih besar dan tangki terumbu mapan. Persyaratan minimum tangki umumnya dinyatakan sebagai 55 galon atau dari batu hidup. Hal ini berdasarkan kebutuhan makan dan kebutuhan ruang bukan sebagai bahasa Mandarin adalah ikan, sangat lambat jinak. Mungkin yang lebih penting daripada ukuran tangki adalah bagaimana berat makan dan nutrisi kaya tank adalah, karena jenis tangki umumnya akan mendukung populasi polong lebih tinggi dari tangki berjalan di bawah kondisi ramping lagi.
Disposisi: Sangat non-agresif terhadap ikan lain dan ikan lainnya tampaknya membayar mereka perhatian. 2 laki-laki akan melawan, sehingga mereka hanya harus disimpan secara tunggal atau pria / wanita berpasangan. Mandarin menghabiskan hari-hari mereka dengan hati-hati memeriksa atas batu pasir hidup dan mencari tidbits lezat untuk dimakan.
Feeding: Seperti disebutkan di atas, makan bisa menjadi masalah besar dengan Mandarin. Beberapa akan mengambil makanan seperti udang air garam beku dan bloodworms. Orang lain akan menolak untuk mengambil apa pun kecuali makanan hidup. Mandarin yang sangat lambat dan hover, seperti burung kolibri menggunakan sirip depan mereka sambil mencari makanan. Bahkan Mandarin yang mengambil makanan siap mengalami kesulitan bersaing dengan ikan lebih cepat untuk potongan. Satu saran saya telah mendengar bahwa masuk akal, terutama dalam tangki kecil yang tidak mendukung populasi polong besar adalah untuk membangun sesuatu yang disebut 'polong tumpukan'. Ini adalah batu kecil ditumpuk menjadi tumpukan di mana potongan-potongan kecil udang atau makanan yang sama dapat dimasukkan setiap beberapa hari. Ini tumpukan batu menyediakan perlindungan, dan pasokan makanan untuk polong yang memungkinkan mereka untuk cepat berkembang biak dan menyediakan makanan bagi Mandarin.
Tahan banting: Sangat hardy bawah kondisi yang tepat ketika memulai dengan spesimen sehat yang makan. Mereka tampaknya sangat tahan terhadap penyakit parasit seperti Ick, tampaknya akibat lapisan lendir tebal mereka. Sayangnya, Mandarin kebanyakan disimpan di bawah kondisi di toko-toko hewan peliharaan yang menyebabkan mereka untuk perlahan-lahan kelaparan. Carilah perut cekung sebelum membeli. Beberapa spesimen tampaknya merana ke titik di mana mereka tidak dapat bertahan hidup, bahkan ketika dimasukkan ke dalam kondisi yang baik. Jika memungkinkan, pilih spesimen yang makan makanan fozen.
Suhu: Apakah baik dalam rentang yang normal terumbu tangki suhu minimal 76-82 ° F.
Ukuran: Mandarin bisa mendapatkan hingga sekitar 3 "panjang.
PerkembangBiakan: Mandarin dilaporkan melahirkan dalam tangki terumbu karang. Menggoreng sangat kecil dan memerlukan makanan pertama yang lebih kecil dari rotifera. Gambar di atas menunjukkan sepasang pria dan wanita. Laki-laki berada pada mode layar penuh saat pacaran betina
Berikut ini merupakan video Ikan Mandarin yang sedang diberi makan dari Youtube yang di unggah oleh RobCropper.
Ya sudah lihat kan ikannya visitor.Sekarang saya mau pamit dulu karena ada kegiatan saya.Jangan lupa membaca posting hari Sabtu ya.selamat siang dan terima kasih.
»» READMORE...
Shaq Derri
Shaq Blog-Hallo visitor,selamat malam.Seharusnya saya harus bilang selamat siang visitor.Maaf saya tidak posting tadi siang karena laptop saya error dan baru hari ini selesai dan maaf juga pada hari yang lalu saya tidak melakukan blogwalking karena terjadi error di internet saya.Jadi saya hanya bisa mengakses internet dalam beberapa menit saja karena kalau sudah lebih kurang 40 menit,internet akan berjalan cukup lambat sekali dan sebab itulah saat saya mau mencopy link orang ke daftar blog saya,internet saya tiba-tiba saja error dan daftar link saya nggak di save.Sekarang link teman blogger saya banyak yang hilang dan susah untuk mengunjungi sekarang.Ya,sekarang saya akan memposting tentang ikan aneh yang kedua.Anda masih ingat nggak ikan yang memiliki bibir merah seperti di oles gincu.Nama ikannya adalah Ikan Kelelawar Berbibir Merah atau Red Lipped BatFish.Ikan ini sangat langka sekali.Jadi informasi yang saya dapatkan pun tidak cukup.Jika tidak puas,bisa anda dapat informasinya lagi
di sini.Sekarang saya akan memberitahukan apa itu ikan kelelawar Berbibir Merah tersebut.Check This Out!!!
Para batfish berbibir merah (Ogcocepphalus darwini) adalah ikan yang tidak biasa melihat dari Kepulauan Galapagos. Ini milik Ogcocephalidae keluarga, yang anggotanya sering disebut sebagai batfish.
Merah berbibir batfish menyerupai dan berhubungan erat dengan kemerahan berbibir batfish (porrectus Ogcocephalus), yang ditemukan dekat Cocos Island di lepas pantai Kosta Rika. Kedua spesies ikan terlihat dan berperilaku sangat mirip satu sama lain.
Ada lagi sekelompok ikan yang sering disebut sebagai batfish, tetapi mereka termasuk dalam Ephippidae keluarga dan bukan keluarga Ogcocephalidae. Nama "batfish" berasal dari penampilan mereka - mereka adalah ikan yang dikatakan menyerupai kelelawar.
Semua ikan yang dikenal sebagai batfish telah dikompresi tubuh. Batfish dari Ephippidae keluarga biasanya memiliki sirip dan tubuh memanjang lateral terkompresi. Sebaliknya, batfish dari Ogcocephalidae keluarga, yang batfish berbibir merah milik, cenderung horizontal telah dikompresi tubuh dan tidak memiliki sirip memanjang.
Meskipun beberapa spesies batfish disimpan di akuarium rumah, pada umumnya Anda tidak akan menemukan merah berbibir batfish di hobi akuarium. Kebanyakan spesies batfish yang dipelihara di akuarium rumah berasal dari Ephippidae keluarga.
Para batfish berbibir merah tidak dianggap sebagai ikan akuarium yang baik karena sifat predator nya. Juga, ini adalah ikan laut dalam dan karenanya tidak biasa ditemui. Ini biasanya mendiami kedalaman laut lebih dari 100 kaki (30,5 m).
Selain itu, karena ikan ini biasanya menghuni laut dalam, pencahayaan di akuarium yang perlu disimpan lebih gelap dari aquarists paling digunakan untuk.
Para batfish berbibir merah memiliki metode yang sama untuk menemukan mangsa dimakan sebagai anglerfish longlure. Kedua batfish merah berbibir dan anglerfish "memancing" untuk makan malam mereka. Seperti anglerfish itu, batfish berbibir merah memiliki Illicium, yang merupakan ekstensi kecil dari daerah kepalanya. Dalam berbibir merah batfish Illicium dilindungi oleh sebuah moncong memanjang. Terlampir ke Illicium adalah ESCA bahwa ikan menggunakan untuk memikat mangsa tidak curiga.
Lihat artikel pada longlure anglerfish melihat video You Tube pendek dari kedua batfish merah berbibir dan anglerfish itu.
Mereka adalah karnivora dan makanan mereka sebagian besar terdiri dari ikan kecil dan krustasea (misalnya, udang, moluska, dan kepiting).
Para batfish berbibir merah adalah ikan tinggal bawah. Untuk berpindah dari satu tempat ke tempat itu telah dimodifikasi sirip yang ia gunakan untuk "berjalan" di dasar laut, bukan berenang.
Hal ini diyakini bahwa fungsi dari bibir merah terang mungkin untuk meningkatkan pengenalan spesies selama pemijahan.
Ya berikut ini adalah klasifikasinya
Kingdom:Animalia
Phylum: Chordata
Class: Actinopterygii
Order: Lophiiformes
Family: Ogcocephalidae
Genus: Ogcocephalus
Species: O. Darwini
Berikut ini video ikan ini dari youtube yang di upload oleh
PBS
Yah,sampai sini dulu visitor.Pada hari Sabtu saya akan posting tentang Ikan aneh yang ke 3.Masih ingat?kalau lupa bisa di cek di sini.Terima Kasih sudah membaca dan selamat malam.
»» READMORE...
Shaq Derri
Shaq Blog-Selamat siang visitor.Pertama-tama saya akan mengucapkan terima kasih kepada para visitor yang sudah berkunjung ke blog saya selama saya nggak aktif di blog ini dan saya minta maaf kepada semua visitor/
blogger lainnya karena saya tidak berkunjung balik ke blog anda/visitor.Selama 1 Tahun saya tidak bisa aktif dalam blog ini karena saya sudah masuk ke tingkat 3 SMA.Banyak sekali kegiatan pada siang hari dan tidak bisa membuat posting kepada anda.ok visitor,Mulai sekarang,Shaq Blog aktif kembali dan akan memposting pada hari Kamis jam 15.00 dan hari Sabtu jam 23.30.Ok visitor.
Pagi ini saja,saya akan memposting 1 game seru ini.Tentu saja game ini pasti bertema ikan sesuai dengan tema blog ini.Namanya adalah Fish Tycoon.Semua visitor pasti sudah mengetahui game ini.Meskipun game ini sudah tidak begitu terkenal,game ini sangat memacu adrenalin kita dalam memelihara ikan ini.
Fish Tycoon adalah perkembang biakan ikan dimana game ini visitor bisa memelihara,memberi makan,berkembang biak dalam game virtual ini.Keistimewaan game ini adalah terdapat 7 ikan ajaib yang bisa anda pelihara di dalam aquarium ini.Anda bisa mendapatkannya dengan terus memberi makan dan mengembangbiakan terus ikan-ikan anda.Preview gambar tersedia di bawah ini.beserta dengan link downloadnya.Ok,ini saja yang mau saya posting semoga bermanfaat bagi visitor.Selamat Siang.
FISH TYCOON
»» READMORE...
Shaq Derri

Shaq Blog-hallo visitor,Kali ini Shaq Blog datang dengan tampilan baru.Maaf ya semalam nggak posting.Sekarang saya mau memposting tentang ikan mungil ini.Namanya
Ikan Guppy.Ikan ini sangat cocok sekali jika diletakkan didalam aquarium.Mau tahu cara memelihara ikan Guppi.Ok,Check This Out!!!
Ikan guppi adalah ikan yang sangat mungil sekali tapi,sangat cocok sekali bila dijadikan ikan hias.Ikan ini memiliki satu keistimewaan yaitu dilihat dari sirip ekornya yang cantik itu.Ikan ini pun tidak mahal,hanya sekitar ribuan rupiah saja.
Ciri-Ciri ikan guppi:
-Ikan ini memiliki berbagai macam bentuk ekor antara lain short tail,sword tail dan wide tail.Mereka ini sering melakukan kawin campur sehingga dapat menciptakan ekor yang cantik.
Visitor pun bisa bedakan ikan jantan dengan yang betina.Ikan jantan itu bisa dilihat dari warna,warna ikan jantan biasanya cantik dan terang dan tubuhnya agak ramping.Sedangkan ikan guppi yang betina agak gemuk dan warnanya agak kusam.Jika ikan betina dibuahi dapat melahirkan hingga 60 ekor.
Bagi visitor yang mau memeliharanya itu cukup mudah cuma saya mau memberikan sedikit petunjuk saja.Ok check it!!!
1.Airnya perlu diganti 2 atau 3 Minggu sekali ataupun melihat kekeruhan air.
2.suhu air minimal 15 derajat-27 derajat celcius
3.Ikan guppi diberi makan 2 kali sehari.Makanan ikan ini adalah makanan alami seperti ulat,jentik-jentik dll.Makanannya harus dipotong kecil-kecil agar bisa dimakan oleh ikan guppi.
»» READMORE...
Shaq Derri

Shaq Blog-Hallo visitor,Pertama-tama saya minta maaf dulu semalam saya nggak posting karena ada masalah pada
komputer saya dan Selamat hari
Isra Miraj bagi yang merayakannya.Kita ke topik.Beberapa bulan yang lalu,saya pergi ke restoran khusus makanan seafood di sana.Namanya
Lembur Kuring.Di sana terdapat berbagai macam makanan seafood yang enak.Di sana,saya melihat ikan yang sangat besar sekali dan hidup di air tawar.Setahu saya ikan dengan ukuran 4,5 meter ini.Akhirnya sangat mendapatkan info tersebut.Namanya ikan
Arapaima Gigas.Mau tahu asalnya,Check This Out!!!
Di sungai Amazon yang kaya dengan beraneka jenis ikan, terdapat jenis ikan air
tawar yang berukuran sangat besar, yaitu ikan Arapaima atau disebut juga
Arapaima Gigas. Fisik ikan Arapaima mirip dengan ikan Arawana, hanya saja
ukurannya puluhan kali lipat dari ikan Arawana. Panjang tubuhnya dapat mencapai
4,5 meter (15 feet), dan berat tubuhnya dapat mencapai 225 kg (500 lbs).
Meskipun ikan Arapaima berukuran raksasa, namun ikan ini tidak
berbahaya bagi manusia. Justru Arapaiman banyak menjadi korban penangkapan
manusia, baik untuk dimakan maupun untuk dikoleksi sebagai ikan penghias
akuarium.
Arapaima dapat ditemui di sungai Amazon di wilayah Brazil, dan juga di wilayah
Asia di sekitar Thailand dan Vietnam, seperti sungai Mekong, mereka biasanya
hidup di perairan yang dangkal dan agak berlumpur. Betinanya menyimpan telurnya
didalam mulutnya hingga menetas menjadi larva ikan kecil.
Setelah menetas Arapaima membutuhkan waktu seminggu untuk dilepas dan berenang
bebas. Mereka akan mencapai kedewasaan penuh pada usia 5 tahun. Arapaima dapat
hidup hingga 30 tahun. Arapaima termasuk jenis predator, mereka hidup dari
memangsa ikan-ikan yang lebih.
Arapaima termasuk dalam daftar satwa ikan yang dilindungi CITES,IUCN dan dilindungi UU Di guyana.
Syarat agar ikan ini tetap hidup jiak mau dipelihara:
-PH:6.7(5.8-7.2)
-GH:8(2-12)(Skala Jerman)
-Temperatur:24-30 derajat celcius
-Panjang maksimun 450 cm
-pakan:pakan Hidup
-Reproduksi:egg layer
-Cahaya:terang tanpa sinar matahari
-Set up aquarium:Aquarium dengan bebatuan,Tanaman dan kayu-kayuan.
»» READMORE...
Shaq Derri
Shaq Blog-hai visitor,kali ini mau bahas tentang ikan cupang lagi nih...Tapi kok cupang lagi sih...kan bosan.Ya,bulan ini kan bulan di mana cupang berkembang biak.Di sekolah saya banyak yang jual ikan cupang.Tapi saya belum pernah lihat ikan cupang berkembang biak,jadi penasaran saya tapi saya nggak mau hanya saya yang tahu...saya share saja ya..http://www.youtube.com/watch?v=6aIeMziKxb8
»» READMORE...
Shaq Derri

Shaq Blog-Hari-hari terus hujan saja,Pada saat itu saya terpikir dengan kutub Utara.haha...betapa dinginnya disana.Apakah ikan yang spesiesnya sangat langka nggak ya?Ternyata saya mendapat spesies ikan yang agak sedikit aneh.Namanya
PAUS NARWHAL.Simak aja ya...
Narwhal (Monodon monoceros) adalah nama salah satu paus yg paling tidak diketahui manusia. Nama “narwhal” berasal dari bahasa Norse Kuno yg berarti “paus mayat”. Nama itu diberikan karena kebiasaannya yg kadang-kadang berenang tak bergerak di permukaan laut dengan posisi perut menghadap ke atas & warna tubuhnya yg bertotol-totol kelabu seperti pelaut yg tenggelam. Mereka diketahui hanya hidup di seluruh perairan Kutub Utara, tepatnya di Samudera Arktik. Narwhal adalah paus bergigi & termasuk karnivora yg memakan hewan-hewan laut seperti ikan, udang, atau
cumi-cumi
Tanduk spiral narwhal yang misterius ternyata berfungsi sebagai sensor raksasa yang membantunya mengetahui kualitas air dan untuk “mencium” narwhal lainnya.
Tanduk paus narwhal yang panjangnya bisa mencapai 2,4 meter itu telah sejak lama menjadi teka-teki para ahli alam dan pemburu. Penjelasan mengenai fungsinya pun seringkali menimbulkan perdebatan, begitu kata Dr. Martin Nweeia, seorang peneliti Harvard School of Dental Medicine.
Menurut Nweeia, tanduk tersebut sepertinya memiliki kemampuan penginderaan hidrodinamik. Ia mengungkapkan hal ini dalam prsentasi di Konferensi mengenai Biologi Mamalia Laut di San Diego.
Narwhal (Monodon monoceros) adalah sejenis paus yang termasuk sangat langka. Panjang tubuhnya mencapai 4 hingga 4,5 meter, dan kebanyakan dijumpai di perairan lautan Artik sekitar Kanada, tapi kadang juga terlihat jauh ke timur hingga Rusia.
Tim Nweeia menemukan bahwa tanduk narwhal serupa dengan membran dengan permukaan yang amat sensitif. Ada sekitar 10 juta saraf yang terhubung ke permukaan tanduknya, guna mendeteksi perubahan suhu, tekanan, dan kadar garam air.
“Tidak ada sesuatu yang sebanding dengannya di alam dan tak ada yang lebih unik dari tanduk narwhal dalam hal bentuk, kenampakan, dan fungsinya.
Setiap paus narwhal (Monodon monoceros) juga menggunakan su
ara untuk berkomunikasi satu sama lain seperti halnya lumba-lumba atau ikan paus lainnya. Bahkan, masing-masing kemungkinan memiliki suara unik yang juga menunjukkan identitasnya.
Para ilmuwan telah lama mengetahui bahwa mamalia laut menggunakan sinyal suara untuk berkomunikasi satu sama lain di dalam air. Penelitian terakhir bahkan menunjukkan bahwa paus punya dialek.
Namun, belum banyak penelitian yang mempelajari identitas suara seperti yang diguankan paus narwhal. Para penelitinya yakin paus narwhal menggunakan suara untuk mengenali sesamanya dan membedakan satu individu dengan individu lainnya.
Hal tersebut disimpulkan para ilmuwan setelah mempelajari suara tiga ekor narwhal di Teluk Admiralty di Pulau Baffin, Kanada. Mereka menggunakan perekam elektronik yang ditempel di badan mamalia raksasa tersebut.
“Untuk pertama kalinya, kami benar-benar dapat mengikuti hewan tersebut kapan saja mereka bersuara dan ke mana saja mereka bergerak,” kata Ari Shapiro dari the Woods Hole Oceanographic Institution.
Meskipun salah satu alat perekamnya hilang, dua yang tersisa telah menunjukkan bentuk suara yang berlainan, berupa suara siulan dan denyutan. Shapiro menunjukkan bahwa kedua jenis suara bukanlah sinyal yang dipakai untuk bertukar informasi mengenai sumber makanan, tapi sekedar menunjukkan identitas individu dalam komunikasi sosial.
Apa yang dilakukan paus narwhal mirip dengan lumba-lumba hidung botol yang juga mengeluarkan suara siulan untuk berkomunikasi. Meskipun data-data mengenai komunikasi di antara paus narwhal masih minim, para ilmuwan yakin ia memiliki pendengaran yang sangat peka seperti halnya paus lainnya.
Mereka rutin melakukan migrasi hingga ribuan kilometer dan berkelompok. Maka dengan suara yang berbeda-beda, masing-masing dapat membedakan individu dalam kelompoknya atau kelompok lainnya. Hasil penelitian ini dimuat dalam Journal of Acoustical Society of America edisi September 2006.
Nah,sudah tahu kan...Tunggu post di hari Sabtu ya...
»» READMORE...
Shaq Derri

Ikan bandeng memiliki rasa daging yang enak dan harga yang terjangkau. Khusus di daerah Jawa dan Sulawesi Selatan, ikan bandeng memiliki tingkat preferensi konsumsi yang tinggi. Selain sebagai ikan konsumsi, ikan bandeng pada banyak diminta sebagai umpan hidup bagi usaha penangkapan ikan tuna (Thunnus spp.) dan cakalang (Katsuwonus pelamis). Bandeng juga banyak diminta untuk keperluan induk.
Keunggulan komoditas bandeng dibandingkan dengan komoditas lainnya, di antaranya
a) induknya memiliki fekunditas yang tinggi dan teknik pembenihannya telah dikuasai sehingga pasok nener tidak tergantung dari alam;
b) teknologi budi dayanya relatif mudah;
c) bersifat eurihalin antara. 0-50 ppt;
d) bersifat herbivore, tetapi dapat juga menjadi omnivore dan tanggap terhadap pakan buatan; e) pakan relatif murah dan tersedia secara komersial;
f) tidak bersifat kanibal sehingga bisa hidup dalam kepadatan tinggi;
g) dapat dibudidayakan secara polikultur dengan komoditas lainnya;
h) dapat digunakan sebagai umpan bagi industi perikanan tuna dan cakalang; dan
i) dagingnya bertulang, tetapi rasanya lezat dan di beberapa daerah memiliki tingkat preferensi konsumsi yang tinggi.
A. Sistematika
Famili : Chanidae
Spesies : Chanos chanos
Name dagang : milkfish
Name lokal : bolu, muloh, ikan agam
B. Ciri-ciri dan Aspek Biologi
1. Ciri fisik
Tubuhnya berbentuk memanjang, padat, pipih, dan oval.
Perbandingan tinggi dengan panjang total sekitar 1 : (4,0-5,2).
Sementara itu, perbandingan panjang kepala dengan panjang total
adalah 1 : (5,2 - 5,5) Kepala tidak bersisik. Mulut terletak di ujung dan berukuran
kecil. Rahangnya tanpa gigi. Mata tertutup oleh kulit bening (subcytuneus).
Tutup, insang terdiri dari tiga bagian tulang, yaitu operculum suboperculum dan radii branhiostegi, semua tertutup selaput membran branhiostegi. Sirip dada terletak dekat/di belakang tutup, insang dengan rumus jari-jari PI. 16-17. Sirip, perut terletak di bawah perut, dengan rumus jari-jari VI. 10-11. Sirip dubur terletak dekat anus dengan rumus jari-jari A 11. 8-9.
Garis sisi (Linea lateralis) terletak memanjang dari belakang tutup insang dan berakhir pada bagian tengah sirip ekor..
2. Pertumbuhan dan perkembangan
Ikan bandeng termasuk jenis ikan eurihalin. Oleh karena itu,
ikan bandeng dapat hidup di daerah air tawar, air payau, dan air laut. Induk bandeng baru bisa memijah setelah mencapai umur 5 tahun dengan ukuran panjang o,5-1,5 m dan berat badan 3-12 kg. Jumlah telur yang dikeluarkan induk bandeng berkisar 0,5-1,0 juta butir tiap kg berat badan.
Pertumbuhan ikan bandeng relatif cepat, yaitu 1,1-1,7 % bobot badan/hari. Pada tahap pendederan ikan bandeng, penambahan bobot per hari berkisar 40-50 mg. Ikan bandeng dengan bobot awal 1-2 g membutuhkan waktu 2 bulan untuk mencapai bobot 40 g.
C. Pemilihan Lokasi Budi Daya
Ikan ini mampu menghadapi perubahan kadar garam yang sangat besair (eurihalin). Oleh karena itu, ikan laut ini bisa juga hidup di air payau dan air tawar.
Lokasi ideal budi dayanya pada laguna di daerah pantai dan teluk terlindung yang aliran arusnya atau pergantian airnya lebih dari i00%/hari. Beberapa aspek teknis dalam pemilihan lokasi budi daya bandeng dalam KJA adalah
1) penempatan karamba harus di lokasi perairan yang bebas dari pencemaran,
2) terlindung dari pengaruh angin dan gelombang yang besar,
3) sirkulasi air akibat pasang surut dan arus tidak terlalu kuat (optimum 20-50 cm/dt),
4) kurang organisme penempel (biofouling),
5) fluktuasi salinitas tidak terlalu besar (<5>
»» READMORE...
Shaq Derri

Budidaya Ikan arwana bukanlah sesuatu yang mudah anda harus mempelajari beberapa tehik atau cara untuk membudidayakan Ikan arwana ini,saya sech ga tau yang
profesional tapi kalau cara budidaya ikan arwana yang dasar adalah sebagai berikut :
Pemeliharaan Induk
Induk dipelihara dalam kolam berukuran 5 x 5 m dengan kedalaman air 0,5-0,75 m. Kolam ditutup plastik setinggi 0,75 m untuk mencegah lompatan ikan.
Ruangan pemijahan dibangun di pojok perkolaman dan ditambah dengan beberapa kayu gelondongan untuk memberikan kesan alami. Batu dan kerikil dihindari karena dapat melukai ikan atau dapat tercampur pakan secara tidak sengaja.
Kolam pembesaran dibangun di area tenang dan ditutup sebagian, dan dijauhkan dari sinar matahari langsung. Induk dipelihara dalam kolam pembesaran hingga mencapai matang gonad.
Pengelolaan Kualitas Air
Kualitas air dijaga agar mendekati lingkungan alami arwana yaitu pH 6,8-7,5 dan suhu 27-29 C. Penggantian air dilakukan sebanyak 30-34% dari total volume dengan air deklorinisasi.
Pemberian Pakan
Keseimbangan gizi sangat penting bagi kematangan gonad dan pemijahan. Induk diberikan pakan bervariasi yang mengandung kadar protein tinggi. Pakan diberikan setiap hari dalam bentuk ikan/udang hidup atau runcah, dan ditambah pelet dengan kadar protein 32 %. Jumlah pemberian pakan per hari adalah 2 % dari bobot total tubuh.
Kematangan gonad
Matang gonad terjadi pada umur 4 tahun dengan panjang tubuh 45-60cm.
Pemijahan terjadi sepanjang tahun, dan mencapai puncaknya antara bulan Juli dan Desember. Induk jantan di alam akan menjaga telur yang sudah dibuahi dalam mulutnya hingga 2 bulan ketika larva mulai dapat berenang.
Arwana betina mempunyai ovarium tunggal yang mengandung 20-30 ova besar dengan diameter rata-rata 1,9 cm dengan kematangan berbeda-beda. Induk jantan dewasa juga mempunyai sebuah organ vital menyerupai testis.
Pembedaan Kelamin
Juvenil sulit dibedakan jenis kelaminnya. Perbedaan akan muncul setelah ikan berukur 3-4 tahun.
Pembedaan jenis kelamin diketahui melalui bentuk tubuh dan lebar mulut. Arwana jantan mempunyai tubuh lebih langsing dan sempit, mulut lebih besar dan warna lebih mencolok daripada betina. Mulut yang melebar dengan rongga besar digunakan untuk tujuan inkubasi telur. Perbedaan lain adalah ukuran kepala jantan relatif lebih besar, sifat lebih agresif termasuk dalam perebutan makanan.
Kebiasaan Pemijahan
Tingkah laku arwana sangat unik selama masa pengenalan lain jenis. Masa ini berlangsung selama beberapa minggu atau bulan sebelum mereka mulai menjadi pasangan. Hal ini dapat diamati pada waktu malam, ketika ikan berenang mendekati permukaan air. Arwana jantan mengejar betina sekeliling kolam, terkadang pasangan membentuk lingkaran (hidung menghadap ke ekor pasangan).
Sekitar 1-2 minggu sebelum pemijahan, ikan berenang bersisian dengan tubuh seling menempel. Terjadilah pelepasan sejumlah telur berwarna jingga kemerahan, Jantan membuahi telur dan kemudian mengumpulkan telurdi mulitnya untuk diinkubasi sampai larva dapat berenang dan bertahan sendiri. Diameter telur 8-10 mm dan kaya akan kuning telur dan menetas sekitar seminggu setelah pembuahan. Setelah penetasan, larva muda hidup dalam mulut jantan hingga 7-8 minggu sampai kuning telur diserap total. Larva lepas dari mulut dan menjadi mandiri setelah ukuran tubuh 45-50 mm.
2. Panen Larva
Inkubasi telur secara normal adalah membutuhkan 8 minggu. Untuk memperpendek waktu, telur yang sudah dibuahi dapat dikeluarkan dari mulut pejantan 1 bulan setelah pemijahan. Induk jantan ditangkap dengan sangat hati-hati dengan jaring halus lalu diselimuti dengan handuk katun yang basah untuk menghindari ikan memberontak dan terluka.
Untuk melepaskan larva dari mulut induk jantan, tarik perlahan bagian bawah mulut dan tubuh ditekan ringan. Larva dikumpulkan dalam wadah plastik dan diinkubasikan dalam akuarium. Jumlah larva yang dapat mencapai 25-30 ekor.
Teknik Pembenihan
Setelah dikeluarkan dari mulut pejantan, larva diinkubasikan dalam akuarium berukuran 45×45x90 cm. Temperatur air 27-29 °C menggunakan pemanas thermostat. Oksigen terlarut 5 ppm (mg/ I) menggunakan aerator bukaan kecil.
Untuk mencegah infeksi akibat penanganan larva, dalam air dilarutkan Acriflavine 2 ppm. Menggunakan teknik pembenihan in vitro ini, Survival Rate (SR) yang didapat sampai tahap ikan dapat berenang adalah 90-100 %.
Selama periode inkubasi, larva tidak perlu diberikan pakan. Beberapa minggu pertama selama kuning telur belum habis, biasanya larva hampir selalu berada pada dasar akuarium. Larva mulai berenang ke atas bertahap ketika ukuran kuning telur mengecil. Pada minggu ke delapan, kuning telur hampir terserap habis sehingga larva mulai berenang ke arah horizontal. Pada tahap ini, pakan hidup pertama harus mulai diberikan untuk mencegah larva saling Ketika ukuran larva mencapai 8,5 cm atau berumur 7 minggu, kuning telur terserap secara penuh dan larva dapat berenang bebas.
Pemeliharaan Larva
Tambahan pakan hidup yang dapat diberikan seperti cacing darah atau anak ikan yang ukurannya sesuai bukaan mulut arwana.
Larva yang telah mencapai panjang 10-12 cm dapat diberikan pakan seperti udang air tawar kecil atau runcah untuk mengimbangi kecepatan tumbuhnya.
Sumber:Buu Budidaya Ikan Arwana
»» READMORE...
Shaq Derri

Ikan patin merupakan jenis ikan konsumsi air tawar, berbadan panjang berwarna putih perak dengan punggung berwarna kebiru-biruan. Patin dikenal sebagai komoditi yang berprospek cerah, karena memiliki harga jual yang tinggi. Hal inilah yang menyebabkan ikan ini mendapat perhatian dan diminati oleh para pengusaha untuk membudidayakannya. Ikan ini cukup responsif terhadap pemberian makanan tambahan.
Pada pembudidayaan, dalam usia enam bulan ikan patin bisa mencapai panjang 35-40 cm. Sebagai keluarga Pangasidae, jenis ikan ini tidak membutuhkan perairan yang mengalir untuk "membongsorkan" tubuhnya. Pada perairan yang tidak mengalir dengan kandungan oksigen rendahpun sudah memenuhi syarat untuk membesarkan ikan ini.
Ikan ini berbadan panjang untuk ukuran ikan air tawar lokal, warna putih seperti perak, punggung berwarna kebiru-biruan. Kepala patin relatif kecil, mulut terletak di ujung kepala agak di sebelah bawah (merupakan ciri khas golongan catfish). Pada sudut mulutnya terdapat dua pasang kumis pendek yang berfungsi sebagai peraba.
Adapun manfaat ikan patin antara lain :
1. Sebagai sumber penyediaan protein hewani.
2. Sebagai ikan hias.
Berikut adalah persyaratan lokasi budidaya ikan patin :
1. Tanah yang baik untuk kolam pemeliharaan adalah jenis tanah liat/lempung, tidak berporos. Jenis tanah tersebut dapat menahan massa air yang besar dan tidak bocor sehingga dapat dibuat pematang/dinding kolam.
2. Kemiringan tanah yang baik untuk pembuatan kolam berkisar antara 3-5% untuk memudahkan pengairan kolam secara gravitasi.
3. Apabila pembesaran patin dilakukan dengan jala apung yang dipasang disungai maka lokasi yang tepat yaitu sungai yang berarus lambat.
4. Kualitas air untuk pemeliharaan ikan patin harus bersih, tidak terlalu keruhdan tidak tercemar bahan-bahan kimia beracun, dan minyak/limbah pabrik. Kualitas air harus diperhatikan, untuk menghindari timbulnya jamur, maka perlu ditambahkan larutan penghambat pertumbuhan jamur (Emolin atau Blitzich dengan dosis 0,05 cc/liter).
5. Suhu air yang baik pada saat penetasan telur menjadi larva di akuarium adalah antara 26-28 derajat C. Pada daerah-daerah yang suhu airnya relatif rendah diperlukan heater (pemanas) untuk mencapai suhu optimal yang relatif stabil.
6. Keasaman air berkisar antara: 6,5-7.
Budidaya ikan patin meliputi beberapa kegiatan, secara garis besar dibagi menjadi 2 kegiatan yaitu pembenihan dan pembesaran. Kedua jenis kegiatan ini umumnya belum popular dilakukan oleh masyarakat, karena umumnya masih mengandalkan kegiatan penangkapan di alam (sungai, situ, waduk, dan lain-lain) untuk memenuhi kebutuhan akan patin.
Kegiatan pembenihan merupakan upaya untuk menghasilkan benih pada ukuran tertentu. Produk akhirnya berupa benih berukuran tertentu, yang umumnya adalah benih selepas masa pendederan. Benih ikan patin dapat diperoleh dari hasil tangkapan di perairan umum. Selanjutnya, benih dikumpulkan dalam suatu wadah, dan dirawat dengan hati-hati selama 2 minggu.
Jika air dalam penampungan sudah kotor, harus segera diganti dengan air bersih, dan usahakan terhindar dari sengatan matahari. Sebelum benih ditebar, dipelihara dulu dalam jaring selama 1 bulan, selanjutnya dipindahkan ke dalam hampang yang sudah disiapkan.
Secara garis besar usaha pembenihan ikan patin meliputi kegiatan-kegiatan sebagai berikut:
1. Pemilihan calon induk siap pijah.
2. Persiapan hormon perangsang/kelenjar hipofise dari ikan donor,yaitu ikan mas.
3. Kawin suntik (induce breeding).
4. Pengurutan (striping).
5. Penetasan telur.
6. Perawatan larva.
7. Pendederan.
8. Pemanenan.
»» READMORE...
Shaq Derri

ikan-nilaIkan nila merupakan komoditas potensial yang patut dilirik oleh siapa saja yang ingin menggelutinya. Ikan Nila GIFT (Oreochromis niloticus bleeker) merupakan jenis ikan air tawar favorit karena nilai jualnya yang tinggi sekaligus pertumbuhannya yang pesat menyebabkan waktu panen yang lebih pendek. Selain itu ikan nila juga mudah dikembangbiakan, dan dipelihara serta toleransinya yang tinggi terhadap perubahan lingkungan. Rasanya cukup gurih sehingga digemari masvarakat Indonesia.
Bentuk tubuh ikan nila lebih besar dari pada ikan mujair serta memiliki garis-garis putih vertical pada sirip ekor dan punggungnya. Ikan nila yang merupakan ikan sungai atau danau sangat cocok dibudidaya pada perairan yang tenang ataupun kolam. Toleransi ikan ini terhadap salinitas sangat tinggi, sehingga selain pada periran tawar, nila juga sering ditemukan hidup dan berkembang pesat pada perairan payau, misalnya tambak.
Teknik Budidaya
Persiapan Kolam.
Jenis kolam yang ideal untuk pemeliharaan ikan nila yaitu kolam tanah dengan jenis tanah bertekstur liat atau liat berpasir. Kedalaman kolam sebaiknya berkisar antara 0,5-1 m. Kedalaman ini berperan dalam menentukan tingkat kesuburan kolam dimana kedalaman kolam berpengaruh pada masuknya sinar matahari yang berperan pada proses fotosintesis sehingga menyebabkan tersedianya makanan alami bagi ikan di dalam kolam. Pada kolam sebaiknya memiliki saluran pemasukan dan pengeluaran air. Hal ini penting dalam mengatur sirkulasi air di kolam.
Hal-hal yang perlu dipersiapkan sebelum dilakukan pengisian air pada kolam :
- Kolam dikeringkan dan dijemur selama 4-7 hari atau sampai tanah dasar kolam retak-retak. Hal ini berguna untuk membasmi hama dan bibit-bibit penyakit.
-Pemberian kapur pada kolam dengan dosis 10-25 gr/m2. Tujuannya adalah untuk membasmi bibit – bibit penyakit yang masih terdapat di dasar kolam dan selain itu juga dapat meningkatkan pH air.
-Pemupukan kolam. Pupuk yang digunakan berupa pupuk kandang maupun pupuk buatan. Hal ini perlu karena sifat ikan nila yang menyukai pakan plankton. Pupuk kandang paling baik diberikan pada awal persiapan kolam dengan dosis 250 gr/m3. Setelah kolam diisi air selanjutnya diberikan pupuk anorganik berupa urea dan TSP dengan dosis masing – masing 2,5 g/m2 dan 1,25 g/m2.
-Pengisian air kolam. Sumber air dapat berasal dari sungai, danau, mata air atau air sumur. Untuk pengisian pertama, kolam diisi air hingga ketinggian 5-10 cm dan dibiarkan selama 3-4 hari. Hal ini berguna untuk tumbuhnya makanan alami di kolam. Selanjutnya di kolam diisi penuh dan dilanjutkan dengan pemupukan menggunakan pupuk anorganik.
Penebaran Benih.
Ciri-ciri benih yang baik adalah yang berwarna cerah dan pergerakannya lincah. Untuk padat penebaran yang dianjurkan berkisar 15-20 ekor/m2. Tergantung dengan ukuran benih. Sebelum ditebar benih disucihamakan terlebih dahulu dengan direndam pada larutan Kalium Permanat (PK) atau malachite green atau garam dapur selama 1-2 hari. Penebaran dilakukan pada pagi atau sore hari. Saat penebaran, dilakukan aklimatisasi yaitu dengan cara memasukkan kantong benih ke dalam kolam sehingga air kolam masuk ke wadah benih sedikit demi sedikit, lalu secara perlahan-lahan benih dikeluarkan.
Pemberian Pakan.
Jenis pakan yang baik berupa pellet yang mengandung 25% protein. Selain itu juga dapat diberikan pakan tambahan berupa dedak halus, ampas tahu atau bahan makanan lain yang mudah diperoleh. Pemberian pakan per hari harus, yaitu sebanyak 3-5%dari berat tubuh ikan.
Pemanenan
Pemanenan dapat dilakukan pada 3-6 bulan pemeliharaan. Hal ini tergantung pada : Kesuburan kolam, Ukuran ikan yang diharapkan, Teknik pemeliharaan. Biasanya untuk ukuran 500-600 gr/ekor pemanenan dapat dilakukan selama kurang lebih 6 bulan pemeliharaan. Pemanenan dikolam dapat dilakukan dengan pengeringan air hingga tersisa di kemalir yang untuk selanjutnya dapat ditangkap dengan diseser.
Pemasaran.
Potensi pasar untuk ikan nila masih sangat lebar dengan harga yang cukup terjangkau pasar, mulai dari nila yang stadium bibit sampai ikan nila yang di kategorikan sebagai ikan konsumsi semua pasar tersebut masih sangat memungkinkan dimasuki. Ikan nila ini dapat Anda pasarkan untuk mensuplay ke berbagai kolam pemancingan ikan, pasar-pasar tradisional maupun supermarket, rumah makan, bahkan untuk skala ekspor.
Analisa Usaha.
Budidaya dilakukan pada kolam sederhana ukuran 50 m2 dengan padat tebar 35 ekor/m2.
Feeding rate sebesar 3% dengan masa pemeliharaan 3,5 bulan, mortalitas 25% dan hasil panen ukuran 300 gr perekor.
1.Investasi
•Pembuatan kolam dan pembelian peralatan = Rp. 1.000.000
2.Biaya
•Biaya Tetap per panen dalam satu tahun Rp. 480.000: 4 = Rp. 120.000
•Biaya variable terdiri dari Benih+pakan+ Obat = Rp. 2.051.200
Total biaya = Rp. 2.051.200 + Rp. 120.000 = Rp. 2.171.200
3.Hasil Produksi per periode = Panen 394 kg@ 9000 = Rp. 3.536.000
4.Keuntungan = Rp. 3.536.000 – Rp. 2.171.200 = Rp. 1.374.800
Diolah dari berbagai sumber
Sumber Gambar: http://pemancing.com/wp-content/uploads/2009/08/ikan-nila.jpg
»» READMORE...
Shaq Derri

Neon Tetra (Hyphessobrycon innesi atau Paracheirodon innesi) ini berasal dari daerah Amazon, dekat perbatasan Peru. Di alam aslinya, ikan ini bersifat omnivora. Warna tubuhnya sangat spektakuler dan bercahaya. Punggungnya hijau lembut dengan strip biru terang di sepanjang tubuhnya. Perutnya putih dan antara pangkal ekor ke atas berwarna merah menyala. Siripnya transparan, tidak berwarna. Ukuran tubuh maksimal hanya sekitar 3 cm.
Ikan ini tergolong kuat dan toleran terhadap perubahan pH maupun suhu untuk pemeliharaannya. Namun demikian, sangat sukar bagi ikan ini memijah kalau kondisi lingkungannya tidak optimal.
Suhu untuk pemijahan sekitar 23-24° C. Kekerasan airnya pun sangat rendah, yaitu sekitar 3° dH, karena daerah asalnya miskin mineral. Sementara pH airnya sekitar 5,5-6,0. Air untuk hidupnya harus bersih dan jernih.
Induk jantan dan betina dapat dibedakan dengan jelas. Pada jantan terdapat garis biru lurus, sedangkan pada betina garis biru tersebut bengkok. pemijahan neon tetra ini dapat dilakukan secara berpasangan dalam akuarium kecil dengan perbandingan jantan betina 1 : 1. Induk dapat dipasangkan bila sudah siap memijah.
Saat dipasangkan, induk tidak diberi pakan agar air tetap bersih. Walaupun tidak dianjurkan, ke dalam akuarium pemijahan dapat diberi tanaman air sebagai substrat. Namun, kondisi tanaman air tersebut pun harus bersih. Oleh karena ikan akan memakan telurnya, sebaiknya akuarium diletakkan di tempat remang atau gelap agar induk tidak dapat melihat telurnya. Biasanya pemijahan ikan ini berlangsung malam atau sore hari.
Sesudah bertelur, induk dapat diambil atau dikeluarkan dari akuarium. Setelah 24 jam, telur akan menetas. Biasanya air untuk penetasan tidak diberi aerasi agar pH-nya stabil. Kalaupun diberi, aerasinya sangat kecil. Ada pula yang memberi daun asam agar keasaman air terpenuhi.
Larvanya berwarna transparan dan agak sulit dilihat dengan mata telanjang. Larva ini tidak toleran atau tahan terhadap sinar yang kuat sehingga akan lebih baik kalau dirawat di tempat gelap atau remang.
Umur empat hari larva dapat mulai diberi pakan. Pakan larva pertama berupa infusoria yang diberikan selama tiga hari. Kemudian larva dapat diberi nauplii anemia atau kutu air saring. Pakan untuk pembesaran berupa kutu air besar.
Pertumbuhan ikan ini termasuk cepat asalkan kondisinya cocok. Pembesarannya dapat dimulai dari benih berumur 3-4 minggu. Pada umur tersebut ikan sudah bisa dipelihara di tempat terang walaupun tetap harus teduh. Ukuran 1,8 cm atau umur 2,5 bulan sudah dapat dijual.
sumber : Darti S.L dan Iwan D. Penebar Swadaya,2006
»» READMORE...
Shaq Derri

I PENDAHULUAN
Koi termasuk ikan hias eksotis yang semakin banyak penggemarnya. Selain dipelihara sebagai hobi, koi juga bisa dijadikan lahan bisnis yang menjanjikan. Tentu saja bagi mereka yang benar-benar serius menekuninya. Selain pesona warna dan lekukannya yang indah, keistimewaan lain dari koi adalah keelokan yang dipertontonkan tatkala menyembul dan melompat ke atas air . Sungguh sebuah pemandangan yang istimewa bagi yang hobi memeliharanya.
Disisi lain koi sudah menjadi prestise . Salah satu ajang untuk mendongkrak prestise koi adalah lewat kontes. Koi yang berhasil menyabet gelar juara bakal terangkat pamornya sehingga harganya melambung. Si pemilik biasanya tidak rela melepaskan koi kesayangannya meski ditawar dengan harga 4-5 kga koi kali semula.
Tingginya harga koi menjadikan bisnis ikan yang menjadikan bisnis ikan yang menjadi kebanggaan masyarakat Jepang ini tidak pernah surut. Dalam perkembangannya , budidaya koi juga selalu melahirkan strain-strain baru . Bagaimana perkembangan koi dii Indonesia?
Pada hakikatnya kondisi alam Indonesia sangat menunjang untuk budidaya koi. Sayangnya, usaha produksi koi masih terbatas. Para pengusaha koi di dalam negeri belum memanfaatkan peluang pasar koi secara optimal. Alasannya, membudidayakan koi membuthkan lahan dan dana yang tidak sedikit. Padahal di sisi lain, budidaya koi di Indonesia berpeluang menyaingi Jepang. Sebab, budidaya koi di Jepang juga terhambat akibat beberapa persoalan, antara lain: terbatasnya lahan, mahalnya upah tenaga kerja, dan pengaruh empat musim yang menjadi kendala terbesar dalam budidaya koi di Jepang.
Adapun mengenai mutu, kualitas ikan koi sangat ditentukan oleh tipe bentuk badan yang sempurna, warna tubuh yang cemerlang, dan pola warna tubuh yang unik. Keindahannya merupakan perpaduan antara keelokan warna dan bentuk tubuh, disertai perlakuannya secara keseluruhan.
II. TEKNIK PEMIJAHAN IKAN KOI
Hal-hal yang harus diperhatikan ketika hendak memijahkan ikan koi adalah ketersediaan kolam, persediaan induk koi, penyediaan pakan benih, dan perlakuan seleksi yang ketat.
Kolam Pemijahan
Kolam pemijahan tidak mungkin menjadi satu dengan kolam taman. Kolam pemijahan harus mempunyai pintu pemasukan dan pintu pengeluaran air tersendiri.Selain itu, seluruh kolam harus diplester dan bisa dikeringkan dengan sempurna.
Luas kolam pemijahan bervariasi. Untuk kolam sempit dapat menggunakan kolam seluas 3-6 m2 dengan kedalaman 0,5 m. Lokasi kolam cukup mendapatkan sinar matahari, tidak terlalu ribut, terlindung dari jangkauan anak-anak dan binatang peliharaan lain.
Jika mungkin, sediakan juga kolam penetasan telur dan perawatan benih. Kolam penetasan, bentuknya bisa persegi panjang atau bulat. Kalau kolam bulat, diameternya antara 1,5-2 m.
Satu kolam lagi jika ada, yaitu kolam untuk menumbuhkan pakan alami yang dipakai untuk lmensuplai pakan benih jika kuning telurnya telah habis. Kedalaman kolam sekitar 30 cm. Luas kolam antara 6-10 m2, cukup memadai.
Bagi yang memiliki uang cukup, dinding kolam bisa dilapis vinil yaitu bahan yang biasa untuk membuat bak fiberglass. Dengan lapisan vinil, kolam-kolam tersebut lebih terjamin kebersihannya dan efek dari semen bisa dihilangkan.
2.2. Seleksi Induk
Syarat utama induk adalah calon induk sudah matang kelamin dan matang tubuh. Matang kelamin artinya induk jantan sudah menghasilkan sperma dan induk betina sudah menghasilkan telur yang matang. Matang tubuh artinya, secara fisik mereka sudah siap menjadi induk-induk produktif.
Syarat lain fisiknya prima, tidak cacat. Sirip-siripnya lengkap, juga sisiknya. Gerakannya anggun, seimbang , tidak loyo. Umur jantan minimal 2 tahun, betina minimal 3 tahun. Betina lebih besar dibandingkan jantan, perutnya terlihat lebih besar dibandingkan punggung. Jantan sebaliknya, lebih langsing dan perutnya rata jika dilihat dari punggung. Sirip induk jantan siap kawin akan muncul bintik-bintik putih.
Seekor induk betina berpasangan dengan 2 atau 3 induk jantan. Jika seekor betina hanya diberi seekor jantan di kolam pemijahan dan takdisangka jantannya ngadat, gagallah pemijahan. Dengan menyediakan stok jantan lebih dari satu, kegagalan pemijahan bisa dihindari.
Disarankan untuk tidak menggunakan stok induk yang paling bagus, karena keturunannya biasanya jelek. Anak keturunannya belum tentu sebagus induknya. Yang dipijahkan sebaiknya koi biasa saja, tetapi masih memiliki sifat-sifat unggul, seperti warnanya pekat. Pada saat seleksi benih, nantinya bisa dipilh mana yang bagus dan mana yang diafkir.
2.3. Persiapan Kolam
Pertama kali yang harus dipersiapkan untuk pemijahan adalah kolam. Kolam dikeringkan dibawah terik matahari. Pintu pemasukan dipasang saringan untuk mencegah telur yang mungkin hanyut.
Telur koi menempel (adesif) sifatnya. Biasanya koi akan bertelur dibawah tanaman atau bahan apa saja yang bisa dipakai untuk menempelkan telurnya. Oleh karena itu sediakan penempel telur yang memadai agar telur koi bisa selamat.
Penempel telur bisa menggunakan kakaban, yang dipakai untuk memijahkan ikan mas. Kakaban dibuat dari ijuk yang dijepit dengan bilah bambu dan dipaku. Kakaban yang baik terbuat dari ijuk yang panjang dan rata, panjang 120 cm lebar 40 cm. Jumlah kakaban yang diperlukan disesuaikan dengan besar induk betina, biasanya 4-6 buah untuk setiap 1 kg induk betina.
Agar bisa mengapung, kakaban disusun di atas sepotong bambu yang masih utuh. Diataskakaban diberi bilah bambu dan diikat agar kumpulan kakaban tidak tercerai-berai ketika pasangan induk memijah. Sebelum dipasang, kakaban dibersihkan, dicuci, dan dibilas agar terbebas dari lumpur.
Kakaban dipasang setelah kolam diisi air. Air selalu mengalir ke kolam pemijahan untuk merangasang pasangan koi yang akan memijah. Selain kakaban, tempat penempel telur bisa juga menggunakan tanaman air seperti Hydrilla yang disusun atau potongan tali rafia sebagai pengganti ijuk.
2.4. Pelaksanaan Pemijahan
Induk dimasukkan sekitar pukul 16.00 dan akan mulai memijah tengah malam. Induk betina akan berenang mengelilingi kolam dengan diikuti induk jantan di belakangya. Makin lama gerakan mereka makin seru. Induk jantan menempelkan badannya ketika mengikuti induk betina. Pada puncaknya, induk betina akan mengeluarkan telurnya dengan sesekali meloncat ke udara. Aktifitas betina ini segera diikuti jantan dengan mengeluarkan cairan sperma.
Telur-telur yang terkena sperma akan menempel pada kakaban atau bahan penempel telur lainnya dan susah lepas. Juga ada sebagian telur uyang jatuh ke dasar kolam. Perkawinan selesai pada pagi hari. Induk segera dipisah dari telurnya. Jika terlambatm telur bisa habis dimakan induknya.
Ada dua cara untuk memisahkan induk dari telur yang dihasilkan.Pertama, dengan memindahkan induk dari kolam pemijahan dan tetap membiarkan telur menetas di kolam tersenur. Cara kedua dengan memindahkan telur ke kolam penetasan. Cara pertama lebih praktis karena lebih menghemat lahan (kolam).
Untuk mencegah agar tidak terserang jamur, telur-telur direndam dulu dalam larutan Malachyt green dengan konsentrasi 1/300.000 selama 15 menit sebelum ditaruh di kolam penetasan. Ketika akan merendam telur-telur ini, sebaiknya kakaban digoyang-goyangkan pada air agar kotoran yang mungkin menutupi telur bisa terlepas.
A. Pemijahan Alami
- Siapkan bak berukuran panjang 2m, lebr 1m, dan tinggi 0,4 m
- Keringkan selama 2-4 hari
- Isi air setinggi 30 cm dan biarkan mengalir selama pemijahan
- Pasang hapa halus seusai ukuran bak
- Masukkan ijuk secukupnya
- Masukkan 1 ekor induk betina yang sudah matang gonad pada siang atau sore hari
- Masukkan pula 1 ekor induk jantan
- Biarkan memijah
- Esok harinya tangkap kedua induk dan biarkan telur menetas di tempat itu.
Hasil pemijahan alami lele sangkuriang biasanya kurang memuaskan. Jumlah telur yang keluar tidak banyak.
B. Pemijahan Semi Alami
- Perbandingan induk jantan dan betina 1:1 baik jumlah maupun berat
- Penyuntikkan langkahnya sama dengan pemijahan buatan
- Pemijahan langkahnya sama dengan pemijahan alami
C. Pemijahan Buatan
Pemijahan buatan memerlukan keahlian khusus. Dua langkah kerja yang harus dilakukan dalam sistem ini adalah penyuntikkan, pengambilan sperma dan pengeluaran telur.
1. Penyuntikkan dengan ovaprim
Penyuntikkan adalah kegiatan memasukkan hormon perangsang ke tubuh induk betina. Hormon perangsang yang digunakan adalah ovaprim. Caranya, siapkan induk betina yang sudah matang gonad; sedot 0,3 mil ovaprim untuk setiap kilogram induk; suntikkan ke dalam tubuh induk tersebut; masukkan induk yang sudah disuntik ke dalam bak lain dan biarkan selama 10 jam.
2. Penyuntikkan dengan hypofisa
Penyuntikkan bisa juga dengan ekstrak kelenjar hypofisa ikan mas atau lele dumbo. Caranya siapkan induk betina yang sudah matang gonad ; siapkan 1,5 kg ikan mas ukuran 0,5 kg; potong ikan mas tersebut secara vertikal tepat di belakang tutup insang; potong bagian kepala secara horizontal tepat dibawah mata; buang bagian otak; ambil kelenjar hypofisa; masukkan ke dalam gelas penggerus dan hancurkan; masukkan 1 cc aquabides dan aduk hingga rata; sedot larutan hypofisa itu; suntikkan ke dalam tubuh induk betina; masukkan induk yang sudah disuntik ke bak lain dan biarkan selama 10 jam.
3. Pengambilan Sperma
Setengah jam sebelum pengeluaran tleur; sperma harus disiapkan. Caranya:
1. Tangkap induk jantan yang sudah matang kelamin
2. Potong secara vertikal tepat di belakang tutup insang
3. Keluarkan darahnya
4. Gunting kulit perutnya mulai dari anus hingga belakang insang
5. Buang organ lain di dalam perut
6. Ambil kantung sperma
7. Bersihkan kantung sperma dengan tisu hingga kering
8. Hancurkan kantung sperma dangan cara menggunting bagian yang paling banyak
9. Peras spermanya agar keluar dan masukkan ke dalam cangkir yang telah diisi 50 ml (setengah gelas) aquabides
10. Aduk hingga homogen.
2.5. Pengeluaran Telur
Pengeluaran telur dilakukan setelah 10 jam dari peyuntikkan, namun 9 jam sebelumnya diadakan pengecekkan.
Cara pengeluaran telur:
1. Siapkan 3 buah baskom plastik, 1 botol Natrium Chlorida (infus), sebuah bulu ayam, kain lap dan tisu
2. Tangkap induk dengan sekup net
3. Keringkan tubuh induk dengan lap
4. Bungkus induk dengan lap dan biarkan lubang telur terbuka
5. Pegang bagian kepala oleh satu orang dan pegang bagian ekor oleh yang lainnya
6. Pijit bagian perut ke arah lubang telur
7. Tampung telur dalam baskom plastic
8. Campurkan larutan sperma ke dalam telur
9. Aduk hingga rata dengan bulu ayam
10. Tambahkan Natrium Chlorida dan aduk hingga rata
11. Buang cairan itu agar telur-telur bersih dari darah
12. Telus siap ditetaskan.
2.6. Penetasan
Penetasan lele sangkuriang dimasukkan ke dalam bak tembok. Caranya :
1. Siapkan sebuah bak tembok ukuran panjang 2 m, lebar 1 m dan tinggi 0,4 m
2. Keringkan selama 2-4 hari
3. Isi bak tersebut dengan air setinggi 30 cm dan biarkan air mengalir selama penetasan
4. Pasang hapa halus yang ukurannya sama dengan bak
5. Beri pemberat agar hapa tenggelam (misalnya kawat behel yang diberi selang atau apa saja
6. Tebarkan telur hingga merata ke seluruh permukaan hapa
7. Biarkan telur menetas dalam 2-3 hari.
Penetasan telur sebaiknya dilakukan pada air yang mengalir untuk menjamin ketersediaan oksigen terlarut dan penggantian air yang kotor akibat pembusukan telur yang tidak terbuahi. Peningkatan oksigen terlarut dapat pula diupayakan dengan pemberian aerasi.
Telur lele sangkuriang menetas 30-36 jam setelah pembuahan pada suhu 22-25 0C. Larva lele yang baru menetas memiliki cadangan makanan berupa kantung telur (yolksack) yang akan diserap sebagai sumber makanan bagi larva sehingga tidak perlu diberi pakan. Penetasan telur dan penyerapan yolksack akan lebih cepat terjadi pada suhu yang lebih tinggi. Pemeliharaan larva dilakukan dalam hapa penetasan. Pakan dapat mulai diberikan setelah larva berumur 4-5 hari atau ketika larva sudah dapat berenang dan berwarna hitam.
III. MANAJEMEN KESEHATAN DAN LINGKUNGAN
Kegiatan budidaya lele sangkuriang di tingkat pembenih/pembudidaya sering dihadapkan pada permasalahan timbulnya penyakit atau kematian ikan. Pada kegiatan pembenihan, penyakit banyak ditimbulkan oleh adanya serangan organisme pathogen sedangkan pada kegiatan pembesaran, penyakit biasanya terjadi akibat buruknya penanganan kondisi lingkungan.
Kegagalan pada kegiatan pembenihan ikan lele dapat diakibatkan oleh serangan organisme predator (hama) ataupun organisme pathogen (penyakit). Organisme predator yang biasanya menyerang antara lain insekta, ular, atau belut. Serangan lebih banyak terjadi bila pendederan benih dilakukan di kolam tanah dengan menggunakan pupuk kandang. Sedangkan organisme pathogen yang lebih sering menyerang adalah Ichthiopthirius sp, Trichodina sp, Dacttylogyrus sp, dan Aeromonas hydrophyla.
Penanggulangan hama insekta dapat dilakukan dengan pemberian insektisida yang direkomendasikan pada saat pengisian air sebelum benih ditanam. Sedangkan penanggulangan belut dapat dilakukan dengan pembersihan pematang kolam dan pemasangan kolam di sekeliling kolam.
Penanggulangan organisme pathogen dapat dilakukan dengan manajemen lingkungan budidaya yang baik dan pemberian pakan yang teratur dan mencukupi. Bila serangan sudah terjadi,benih harus dipanen untuk diobati. Pengobatan dapat menggunakan obat-obatan yang direkomendasikan.
Manajemen lingkungan dapat dilakukan dengan melakukan persiapan kolam dengan baik. Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan kolam dan tanah, persiapan kolam meliputi pengeringan, pembalikan tanah, perapihan pematang, pengapuran, pemupukan, pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan. Pada kegiatan budidaya dengan menggunakan bak tembok atau bak plastik, persiapan kolam meliputi pengeringan, disinfeksi (bila diperlukan), pemupukan, pengairan dan pengkondisian tumbuhnya plankton sebagai sumber pakan. Perbaikan kondisi air kolam dapat pula dilakukan dengan penambahan probiotik.
»» READMORE...
Shaq Derri

I. Pendahuluan
Generasi baru ikan hias telah lahir di awal milenium baru. Ikan hias yang dikenal dengan nama Lou Han ini telah mampu membuka mata para penggemar ikan hias dengan keindahan sosok dan gerak geriknya. Sifatnya pemberang, tetapi mudah akrab dengan orang yang menyanginya, membuat penggemar ikan hias ingin untuk memeliharanya. Bahkan sebagian besar pembudidaya ikan hias tergelitik untuk memijahkan ikan yang pamornya sebagai ikan hoki didengungkan mengalahkan ikan arwana.
Hal ini setidaknya ditampakkan oleh corak hitam pada tubuhnya yang sering menggambarkan kiasan atau makna yang membuat pemiliknya mendapatkan sugesti positif. Misalnya ada seekor ikan yang memiliki guratan (marking) huruf yang berbunyi "rupiah" guratan ini memberi dorongan dan intuisi kepada pemiliknya bahwa suatu saat dia akan mendapat berkah besar.
Disamping itu dengan berkembanya ikan louhan ini ada pengaruh yang positif bagi produsen pakan ikan Lou Han dan pengrajin aquarium. Yang jelas dengan kehadiran ikan Lou Han ini gairah para pelaku ikan hias lebih semarak lagi.
II. Sejarah dan Jenis Louhan
Nenek moyang ikan Louhan sebenarnya berasal dari keluarga Cichlidae yang hidup di perairan Amerika Selatan dan Amerikan Tengah. Ada lima kriteria Lou Han yang digemari :
1. Lou Han bertubuh segi empat, dan jenis ini jumlahnya paling banyak di pasaran.
2. Lou Han bertubuh bulat, dan jenis ini sangat digemari karena dianggap sebagai Lou Han yang unik.
3. Lou Han yang banyak memiliki bintik mutiaranya. Jenis ini dikeluarkan oleh Meng Aquarium dan cukup populer.
4. Kuning/golden/super red, saat ini merupakan jenis Lou Han yang berperingkat harga tinggi. Jenis ini tidak memilik corak hitam yang berjajar horizontal di sekujur tubuh.
5. Lou Han dengan kepala nongnong. Jenis ini memiliki nuansa tersendiri dan nongnong ini dipercaya memiliki tuah.
III. Air Untuk Pemijahan dan Perawatan Lou Han
Dalam membudidayakan atau memijahkan Lou Han, kwalitas air memegang peran yang penting untuk menjaga kelangsungan hidup telur, burayak dan Lou Han muda. Namun untuk mempersiapkan air yang berkwalitas sebenarnya tidak terlalu sulit, karena termasuk yang memiliki teloransi cukup tinggi dan mampu beradaptasi dengan suhu, keasaman serta kesadahan air. Sumber air bisa berasal dari :
• Air sumur
Bila membudidayakan ikan Lou Han dengan air sumur, maka harus diendapkan selama 48 jam terlebih dahulu sebelum digunakan.
• Air PAM
Air PAM baru bisa digunakan setelah kandungan khlorin dan PH-nya dinetralkan dan untuk itu bisa menggunakan Trisulfat 5 PPM, namun pada tahap peneluran agar dihindari.
IV. Peralatan dan Perawatan Kolam atau Aquarium.
A. Peralatan
Peralatan yang harus disediakan sebelum ikan dideder, dipelihara atau dibesarkan antara lain :
a. Bak penampungan air
b. Filter ada beberapa jenis :
- Filter biologi
- Filter kimiawi
- Filter mekanis
c. Aerator
d. Alat penampung air.
e. Ornamen dan bebatuan.
f. Lampu fluorescence / UV
B. Pembersih kolam dan akuarium.
Untuk membersihkan akuarium bisa dengan menggunakan sipon (spons) biasa atau bergagang, dan digosok keseluruh bagian dalam, untuk kotoran yang menempel dengan kuat bisa memakai silet atau bahan kimia asalkan dan dicuci dan dibilas dengan baik dan bersih. Namun akuarium atau kolam dalam keadaan kosong atau tidak ada air dan ikan.
C. Pengurasan air.
Pengurasan dan penggantian air di akuarium yang terawat baik cukup dilakukan sebulan sekali. Ikan-ikan di dalam akuarium harus dipindahkan terlebih dahulu ke tempat lain jangan lupa menggunakan air yang telah memenuhi syarat kwalitas.
Jika kolam atau akuarium menggunakan filter bio seperti jenis bi bacl. Pengurasan dilakukan 2 - 3 bulan sekali.
V. Pakan Lou Han
A. Pakan Alami.
Pakan alami banyak jenisnya seperti : artemia, kutu air, cacing tanah, cacing rambut, cacing darah (blood worm), ikan kecil dan udang renik.
B. Pakan Buatan.
Untuk pakan buatan yang harus yang harus diperhatikan unsur-unsur gizi yang terkandung antara lain :
a. Protein.
b. Lemak.
c. Karbohidrat.
d. Vitamin + mineral
Bentuk pakan harus disesuaikan dengan bentuk dan ukuran mulut ikan antara lain :
- Bentuk emulsi.
- Suspensi
- Tepung
- Lempengan
- Pelet
VI. Tahapan Budidaya Lou Han
a. Pemilihan Calon induk bisa diperoleh dengan membeli ataupun memelihara sejak kecil.
b. Tersedianya wadah akuarium, kolam dan pakan
c. Memilih induk yang sehat dan berkwalitas, baik yang jantan maupun betinanya.
d. Proses pemijahan sebaiknya bagian sisi akuarium ditutupi kertas koran. Bila sudah bertelur untuk lebih sehat telurnya diberi anti jamur dengan dosis 10 ml/ 100 lt air.
Demikian sekelumit tentang kiat mengatasi permasalahan budidaya Lou Han. Semoga bermanfaat bagi anda penggemar ikan hias Lou Han.
»» READMORE...